BAB. UTANG OBLIGASI
UTANG OBLIGASI
● PENGERTIAN
Obligasi adalah surat janji tertulis untuk membayar bunga secara periodik dan sejumlah nominal pada tanggal jatuh tempo. Sedangkan utang obligasi adalah pinjaman untuk jangka waktu panjang dari masyarakat, untuk pembayaran kembali dapat dilakukan sekaligus pada hari jatuh tempo/diangsur setiap tahunnya.
Obligasi dikeluarkan oleh lembaga/penerbit obligasi sebagai tanda bukti hutang. Penerbit obligasi akan memberikan balas jasa kepada pemegang obligasi dengan sistem bunga yang sudah ditetapkan saat penerbitan.
Pada obligasi, dapat terjadi Agio dan Disagio. Agio terjadi apabila surat obligasi dijual dengan harga diatas nominal, Disagio terjadi apabila surat obligasi dijual dengan harga di bawah nominal.
● JENIS-JENIS OBLIGASI
1. Berdasarkan Waktu Jatuh Tempo:
a. Obligasi Biaya yaitu obligasi yang jatuh tempo pembayarannya sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang tercantum pada surat obligasi.
b. Obligasi Berseri yaitu obligasi yang biasanya jatuh tempo pembayarannya diangsur dalam periode-periode tertentu.
2. Berdasarkan Jaminannya:
a. Obligasi dijamin adalah obligasi yang dijamin berupa aset perusahaan dengan tujuan menjamin pengembalian yang pemegang obligasi apabila perusahaan obligasi sewaktu-waktu mengalami kebangkrutan.
b. Obligasi tidak dijamin adalah obligasi yang tidak memiliki jaminan sama sekali, biasanya obligasi ini memiliki suku bunga lebih tinggi.
3. Berdasarkan Bentuknya:
a. Obligasi Atas Nama, biasanya diambil dari bunga oleh orang yang namanya terdaftar.
b. Obligasi Kupon, biasanya disebut dengan obligasi yang bebas/tidak atas nama di setiap lembar obligasinya terdapat kupon-kupon tanggal pembayaran bunga.
4. Berdasarkan Pembayarannya:
a. Obligasi Biasa yaitu obligasi yang jatuh tempo pembayarannya sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang tercantum pada surat obligasi.
b. Obligasi Pendapatan yaitu obligasi yang pembayaran bunganya dilakukan pada waktu perusahaan penerbit obligasi mendapatkan keuntungan.
c. Obligasi yang dapat ditukar yaitu obligasi yang memberikan kesempatan kembali kepad pemegang surat obligasi untuk menukarkan dengan saham perusahaan yang bersangkutan.
● KEUNTUNGANDAN KERUGIAN MENARIK OBLIGASI
1. Keuntungan Menarik Obligasi:
- Pemegang obligasi tidak mempunyai hak suara sehingga tidak mempengaruhi manejemen perusahaan.
- Bunga obligasi mungkin lebih rendah dibandingkan deviden yang harus dibayar.
2. Kerugian Menarik Obligasi
- Bunga obligasi merupakan beban tetap pada saat perusahaan laba/rugi.
- Jika perusahaan tidak membayar obligasi yang jatuh tempo, pemegang obligasi tetap punya hak untuk menunduk.
● Perbedaan Agio dan Disagio
Jika harga jual barang lebih tinggi dari harga beli maka disebut Agio. Sedangkan jika harga jual barang lebih rendah dari harga beli maka disebut Disagio.
● Penjualan Agio dan Disagio
Contoh: PT Indah pada tanggal 1 Februari 2015 menjual 3000 lembar obligasi dengan nominal @Rp 100.000, harga jual tiap lembar Rp 105.000. Maka hasil penjualan tersebut adalah?
PYL: ~ Hasil penjualan obligasi 3000 × Rp 105.000 =Rp 315.000.000
~ Hasil nominal obligasi yang dijual 3000 × Rp 100.000 = Rp 300.000.000
~ Agio obligasi (Rp 315.000.000 - Rp 300.000.000) = Rp 15.000.000
Jurnal Transaksi Penjualan:
Kas Rp 315.000.000
Utang Obligasi Rp 300.000.000
Agio Obligasi Rp 15.000.000
● Penjualan Obligasi Dibawah Niali Nominal
Contoh: PT Arumsari berhasil menjual 1000 lembar obligasi dengan harga tiap lembar Rp 98.000, dengan nominal Rp 100.000 per lembar. Bagaimana perhitungan hasil penjualan tersebut.
PYL: ~ Harga nominal obligasi 1000 × Rp 100.000 = Rp 100.000.000
~ Harga penjualan obligasi 1000 × Rp 98.000 =Rp. 98.000.000
~ Disagio obligasi (Rp 100.000.000 - Rp 98.000.000) =Rp 2.000.000
Jurnalnya:
Kas Rp 98.000.000
Disagio Obligasi Rp 2.000.000
Utang Obligasi Rp 100.000.000
Sumber dari: Materi Sekolah SMK Mapel Akuntansi Keuangan kelas XII
Sekian materi yang bisa saya bagi buat para pembaca dan pengunjung di sini semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin 😁😆😄
Komentar
Posting Komentar